29.08.2025
Waktu membaca: 5 min

Putri KW Cetak Sejarah di Perempat Final BWF 2025

Dian Pane
Dian Pane
Putri KW Cetak Sejarah di Perempat Final BWF 2025

Putri Kusuma Wardani atau yang akrab disapa Putri KW berhasil menorehkan sejarah baru dalam perjalanan kariernya di dunia bulu tangkis. Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia itu sukses melaju ke babak perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2025 yang digelar di Paris. Prestasi ini menjadi pencapaian terbaik Putri sepanjang kiprahnya di ajang bergengsi tersebut, sekaligus menambah harapan bagi Indonesia di sektor tunggal putri yang selama ini jarang berbicara banyak di pentas dunia (Antara, 29 Agustus).

Dalam pertandingan babak 16 besar yang berlangsung di Stade Pierre de Coubertin, Kamis (28/8), Putri tampil sangat dominan ketika menghadapi wakil Jepang, Tomoka Miyazaki. Dengan permainan yang rapi, cepat, dan agresif, Putri berhasil menang meyakinkan dalam dua gim langsung dengan skor 21-12 dan 21-11 (CNN Indonesia, 29 Agustus). Kemenangan ini tidak hanya mengantarkannya ke perempat final, tetapi juga menegaskan perkembangan kualitas permainannya di level dunia.

Penampilan Dominan Melawan Miyazaki

Pertarungan melawan Miyazaki sejatinya diprediksi akan berjalan ketat. Miyazaki, yang datang sebagai pemain muda berbakat Jepang, sempat menjadi ancaman besar bagi lawan-lawannya di putaran sebelumnya. Namun, Putri KW mampu mengendalikan permainan sejak awal gim pertama. Dengan serangan tajam dari sisi depan net serta pertahanan yang solid, Putri membuat lawannya kesulitan mengembangkan pola permainan (Detik Sport, 29 Agustus).

Pada gim pertama, Putri langsung tancap gas dan unggul jauh 11-4 di interval. Keunggulan itu terus dipertahankan hingga ia menutup gim dengan skor 21-12. Memasuki gim kedua, pola permainan Putri semakin matang. Ia mampu membaca arah bola dan memaksa Miyazaki melakukan banyak kesalahan sendiri. Alhasil, gim kedua pun berakhir dengan skor 21-11 yang memastikan kemenangan Putri dalam tempo kurang dari 40 menit.

Pencapaian Pertama di Kejuaraan Dunia

Keberhasilan ini menjadi catatan penting bagi Putri KW. Sejak pertama kali tampil di Kejuaraan Dunia, ia belum pernah menembus perempat final. Bahkan, dalam dua edisi sebelumnya, langkahnya selalu terhenti di babak awal. Kini, dengan lolos ke delapan besar, Putri membuktikan dirinya mampu bersaing dengan deretan pemain top dunia.

Putri sendiri mengaku sangat bersyukur dengan pencapaian tersebut. Ia menyebut bahwa kemenangan melawan Miyazaki merupakan buah dari kerja keras latihan dan pengalaman bertanding yang semakin matang.

“Saya senang sekali bisa lolos ke perempat final untuk pertama kalinya. Ini motivasi besar bagi saya untuk tampil lebih baik lagi di pertandingan berikutnya,” ujar Putri usai laga (Antara, 29 Agustus).

Tantangan Berikutnya: Sindhu Menunggu

Di babak perempat final, Putri akan menghadapi lawan tangguh, yakni mantan juara dunia asal India, Pusarla V. Sindhu. Laga ini dipastikan akan menjadi ujian berat karena Sindhu dikenal sebagai salah satu tunggal putri paling berpengalaman dan berbahaya di dunia. Rekor pertemuan pun tidak berpihak pada Putri, di mana ia pernah kalah dalam dua pertemuan sebelumnya.

Meski begitu, Putri tidak gentar. Ia menyebut ingin menjadikan pertandingan melawan Sindhu sebagai ajang pembuktian diri.

“Saya tahu Sindhu pemain yang sangat kuat, tapi saya tidak mau menyerah sebelum bertanding. Saya akan berusaha memberikan permainan terbaik saya,” tegas Putri (Liputan6, August 29).

Harapan Baru untuk Tunggal Putri Indonesia

Aksi Putri KW saat menghadapi Tomoka Miyazaki di Kejuaraan Dunia 2025

Lolosnya Putri ke perempat final menjadi kabar gembira bagi bulu tangkis Indonesia, khususnya di sektor tunggal putri yang sudah lama tidak menorehkan prestasi di ajang Kejuaraan Dunia. Dalam dua dekade terakhir, sektor tunggal putri Indonesia cenderung kesulitan bersaing dengan dominasi pemain Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, dan India (Sindonews, 29 Agustus).

Keberhasilan Putri sekaligus menjadi motivasi bagi regenerasi pemain putri Indonesia lainnya. Ia kini dipandang sebagai salah satu harapan baru untuk kembali mengangkat pamor tunggal putri di level dunia. Pelatih tim nasional pun menyebut bahwa pencapaian Putri adalah hasil dari program pembinaan jangka panjang PBSI yang mulai memperlihatkan hasil.

Dukungan Publik dan Rekan Satu Tim

Prestasi Putri mendapatkan sambutan positif dari publik Indonesia. Banyak netizen yang memberikan dukungan dan ucapan selamat melalui media sosial. Rekan-rekan satu timnya di pelatnas juga ikut memberikan semangat, terutama menjelang duel berat melawan Sindhu. Dukungan itu diyakini bisa menjadi energi tambahan bagi Putri untuk tampil lebih percaya diri.

Pebulu tangkis ganda putri Apriyani Rahayu bahkan menyebut keberhasilan Putri ini sangat menginspirasi.

“Saya bangga dengan pencapaian Putri. Semoga ini bisa menjadi awal kebangkitan sektor tunggal putri Indonesia,” ucap Apriyani yang kini juga tengah berjuang di sektor ganda (Antara, 29 Agustus).

Evaluasi dan Peningkatan Permainan

Meskipun sukses menembus perempat final, Putri menyadari bahwa masih banyak aspek permainan yang harus ia tingkatkan. Salah satunya adalah konsistensi dalam menjaga fokus di lapangan. Ia menilai bahwa menghadapi pemain sekelas Sindhu membutuhkan stamina dan mental yang jauh lebih kuat.

Pelatih tunggal putri Indonesia, Herli Djaenudin, menekankan bahwa kunci untuk menghadapi Sindhu adalah memanfaatkan kecepatan dan variasi serangan. “Sindhu punya power dan pengalaman. Putri harus bisa bermain taktis, jangan terpancing ritme lawan, dan berani mengambil inisiatif serangan,” jelas Herli (CNN Indonesia, 29 Agustus).

Momentum Penting Jelang Olimpiade

Kejuaraan Dunia BWF 2025 juga menjadi ajang penting karena menjadi bagian dari persiapan menuju Olimpiade 2028. Bagi Putri, keberhasilan ini menjadi modal berharga untuk menambah kepercayaan diri dan poin peringkat dunia. Saat ini, ia berada di peringkat 25 besar dunia dan kemenangan ini akan membantunya naik lebih tinggi dalam ranking BWF (Republika, 29 Agustus).

Jika Putri mampu mempertahankan konsistensi dan terus mencetak prestasi, bukan tidak mungkin ia akan menjadi andalan Indonesia di Olimpiade mendatang. PBSI sendiri menaruh harapan besar agar Putri bisa menembus level elite tunggal putri dunia.

Keberhasilan Putri KW menembus babak perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2025 merupakan pencapaian historis bagi dirinya sekaligus kabar menggembirakan bagi bulu tangkis Indonesia. Dengan kemenangan gemilang atas Tomoka Miyazaki, Putri tidak hanya mengukir sejarah pribadi, tetapi juga membuka harapan baru bagi sektor tunggal putri Indonesia yang sudah lama menunggu kebangkitan.

Meski tantangan besar menanti di babak perempat final melawan Pusarla V. Sindhu, langkah Putri sudah membuktikan bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan mental yang kuat, tidak ada yang mustahil. Kini, seluruh mata pecinta bulu tangkis Indonesia akan tertuju pada perjuangan Putri selanjutnya di panggung dunia.